Tgl 30 Maret 2016 saat diwawancarai :
" Zaman Nabi waktu Surat Al-Maaidah 51 keluar, konteksnya belum ada pemilihan "

Tgl 21 Sept 2016 di Kantor DPP Nasdem :
"Minta lawan politiknya agar tidak pakai Surat Al-Maaidah 51."

Tgl 27 Sept 2016 di Pulau Seribu :
" Dibohongi pakai Surat Al-Maaidah 51."

Tgl 07 Okt 2016 di Balaikota :
"Orang-orang Rasis dan Pengecut pakai Surat Al-Maaidah 51 agar orang tidak pilih saya."

Jadi, Ahok menista Al-Maaidah 51 bukan hanya di Kepulauan Seribu, sehingga TERBUKTI adanya unsur NIAT dan SENGAJA

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Top