Rezim Jokowi tetapkan waktu DUA PEKAN (4 s/d 18 Nov 2016) untuk PROSES HUKUM Ahok, bukan untuk TANGKAP AHOK.

DUA PEKAN adalah waktu yang akan digunakan Para Pelindung Ahok untuk Membela Ahok dengan Strategi KUDETA ALAM MAYA dan Metode PEMBUSUKAN AKSI BELA ISLAM II via Ribuan Buzzer dan puluhan Media Liberal cetak mau pun elektronik :

1. Pembentukan opini bahwa Aksi Bela Islam II adalah AKSI ANARKIS, sekaligus PENGALIHAN ISSUE dari soal PENISTAAN AGAMA kepada issu ANARKISME.

2. ADU DOMBA Umat Islam dengan memfitnah salah satu Ormas Islam sebagai Provokator, dan memfitnah yang lainnya terima bayaran.

3. Pengkerdilan Peristiwa Pembantaian Umat Islam sebagai Pembubaran Biasa yang hanya gunakan Gas Air Mata ringan.

4. Penyebaran FITNAH bahwa Aksi Bela Islam ditunggangi Politik dan hanya merupakan Aksi Bayaran serta dikait-kaitkan dengan Penjarahan di Penjaringan Jakarta Utara.

5. Mengkerdilkan Aksi Bela Islam II dengan aneka berita bohong, sambil menyebarkan berbagai pernyataan dari para Ulama Suu' dan Tokoh Nasional yang Pro Ahok.

KARENANYA, PARA NETIZEN YANG TETAP SETIA KEPADA AGAMA & NEGARA ... HARUS TETAP SABAR & TEGAR SERTA ISTIQOMAH DALAM PERJUANGAN.

AYO ... LAWAN KUDETA ALAM MAYA ... !!!

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Top