Semua Pelaku tindak pidana yang terkena OTT (Operasi Tangkap Tangan) baik kelas teri mau pun kakap, justru ditangkap dulu, baru proses. Bahkan yang bukan tangkapan OTT pun, faktanya manakala sudah cukup saksi dan bukti, bisa langsung ditangkap dulu, baru proses lanjutan.

Di tahun 2008, saat terjadi INSIDEN MONAS dimana Laskar Islam bentrok dengan Gerombolan AKKBB yang bela AHMADIYAH, saya tidak ada disana, tapi saya ditangkap dan ditahan TANPA PROSES.

Saat Kabagreskrim Mabes Polri kala itu ditanya wartawan tentang pasal pengkapan saya, enteng dijawab bahwa "Pasalnya sedang dicari".

Setelah saya ditangkap, baru diproses melalui rekayasa saksi dan pengadaan bukti serta pasal KUHP yang dicari-cari.

Nah, kini Kasus Penistaan Agama yang dilakukan Ahok sudah cukup Saksi dan Bukti, bahkan ada pengakuan Ahok, ditambah lagi Pasalnya juga sudah jelas : KUHP Pasal 156a.
Kenapa masih belum ditangkap ... ???!!!

Polri mau cari apa lagi ... ?!

Polri mau tunggu siapa lagi ... ??!!

Ayo ... Tangkap Ahok dulu ... baru proses ... !!!

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Top