Setiap manusia punya "keberanian", hanya tinggal bagaimana ia mengelolanya.

Perhatikanlah :
1. Jika ia takut saat aman, namun saat darurat jadi berani.

2. Jika ia takut saat sendiri, namun saat beramai-ramai jadi berani.

3. Jika ia takut saat tak bersenjata, namun saat bersenjata jadi berani.

4. Jika ia takut saat tak bisa ilmu bela diri, namun saat ia kuasai ilmu bela diri jadi berani.

5. Jika ia takut saat belum pengalaman, namun saat sudah pengalaman jadi berani.

Itulah pentingnya anda merasakan kedaruratan dalam Bela Agama dan Negara, serta meyakini pentingnya berorganisasi untuk kebersamaan, dan perlunya keahlian dalam menggunakan senjata mau pun ilmu bela diri, juga tingginya peranan pengalaman, untuk menghidupkan dan menyuburkan keberanian yang terpendam dalam diri anda.

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Top