Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) KH Shabri Lubis mengecam keras pembuatan terompet dari sampul Alquran yang dibuat saat menjelang perayaan tahun baru masehi 2016.

"Ini betul-betul penghinaan bagi umat Islam, kita tidak terima Alquran dibuat main-mainan seperti ini," kata Kyai Shabri saat berceramah di Masjid At Ta'awun, Puncak Bogor, Rabu malam (30/12/2015).

Menurutnya, Alquran tidak boleh diperlakukan seperti itu. "Alquran adalah satu-satunya firman Allah SWT yang paling otentik sampai hari ini, tidak boleh dibuat main-main apalagi dipakai buat acara maksiat tahun baru," ujarnya.

Oleh karena itu, ia mendesak agar pihak aparat menindak semua pelakunya. " Tangkap semua yang terlibat, dan kami siap bertindak jika pelakunya tidak dihukum," katanya.

Sampai saat ini, Kepolisian Daerah Jawa Tengah belum menetapkan tersangka terkait kasus peredaran terompet berbahan sampul Alquran tersebut.

Sejauh ini, polisi baru memeriksa dan meminta keterangan terhadap lebih dari 25 saksi di sejumlah Polres di Jawa Tengah. Mereka adalah sejumlah produsen hingga penjual terompet kontroversial tersebut.

Sumber: Suara Islam Online

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Top