Bismillaah wal Hamdulillaah ...
Wa Laa Haula Wa Laa Quwwata illaa Billaah ...

Terlepas dari aneka pengakuan para pengusung ISLAM NUSANTARA dengan beragam "Dalil Pembenaran" melalui makna Etimologi mau pun Terminologi, maka kita perlu melihat langsung fakta perilaku dan sikap para Tokoh Nasional yang representatif mewakili ISLAM NUSANTARA, sehingga kita bisa mengambil kesimpulan akurat tentang apa dan bagaimana ISLAM NUSANTARA yang mereka usung.

KETUA UMUM PBNU

Salah satu Tokoh Nasional lainnya yang kini menjadi Garda terdepan dalam mensosialisasikan ISLAM NUSANTARA, adalah Ketum PBNU Said Agil Siradj, yang telah sukses menjadikan ISLAM NUSANTARA sebagai TEMA Muktamar NU ke-33 pada tanggal 1 s/d 5 Agustus 2015.

Tokoh yang satu ini punya riwayat panjang tentang WARNA ISLAM NUSANTARA nya, sepanjang tahun 2012 saja sejumlah sikap dan pernyataan kontroversial dilontarkan ke publik, antara lain :

1. Tanggal 1 Juni 2012 di Gedung PBNU, Said Agil menyatakan bahwa yang perlu dilakukan umat Islam adalah "Membela Tanah Air" bukan "Membela Islam".

http://kabarnet.in/2012/06/02/said-agil-vs-salim-selon/

2. Tanggal 6 Juni 2012 di Gedung PBNU, Said Agil menyatakan bahwa Perda Syariah bermasalah sehingga tidak perlu, karena setiap perda pro rakyat dan pro bangsa sudah Islami.

http://kabarnet.in/2012/06/07/said-agil-vs-salim-selon-ronde-2/

3. Tanggal 28 Juni 2012 dalam tulisannya di Harian Republika dengan judul "Menyikapi Kontroversi", Said Agil menyatakan bahwa LIBERAL hanya sebatas perbedaan, sehingga harus disikapi dengan toleransi dan tenggang rasa, lalu menyamakan Tokoh LESBI Irsyad Manji dengan Tokoh Islam Ibnu Rusyd dan Ibnu Arabi serta Tokoh Sufi Abu Yazid Al-Busthomi.

http://kabarnet.in/2012/07/09/said-agil-vs-salim-selon-ronde-3/

4. Tanggal 3 Juli 2012 dalam pembukaan MTQ Internasional NU ke-7 di Pontianak - Kalbar, Said Agil menyebut nama Gubernur Kalbar yang Katholik dengan sebutan USTADZ Cornelis, dan menyatakannya sebagai NU CABANG KATHOLIK.

http://kabarnet.in/2012/07/10/said-agil-vs-salim-selon-jilid-4/

5. Tanggal 4 September 2012 di berbagai media, Said Agil berkoar-koar membolehkan orang kafir memimpin umat Islam dengan dalih Pemimpin Kafir yang adil lebih baik daripada Pemimpin Muslim yang zalim.

http://kabarnet.in/2012/09/04/said-agil-vs-salim-selon-ronde-5/

6. Tanggal 14 Oktober 2012 saat penanda-tanganan MOU antara PBNU dengan LDII tentang penanggulangan radikalisme, Said Agil menyatakan bahwa orang kafir boleh ikut Pemilihan Gubernur di Jakarta, karena Pilgub bukan pemilihan Imam Masjid.

http://kabarnet.in/2012/10/15/said-agil-vs-salim-selon-ronde-6/

7. Tanggal 21 Desember 2012 di Harian Rakyat Merdeka, Said Agil menyatakan bahwa boleh mengucapkan Selamat Natal demi kerukunan umat beragama, dan menjamin bahwa semua warga NU tidak akan luntur imannya dengan ucapan Selamat Natal.

http://kabarnet.in/2012/12/22/said-agil-vs-salim-selon-jilid-7/

Selain itu, Said Agil juga dalam berbagai ceramahnya sering melontarkan bahwa sebab utama Rasulullah SAW diutus di tengah bangsa Arab adalah karena bangsa Arab bangsa yang PALING BIADAB.

Dan dalam beragam kesempatan dia selalu menegaskan bahwa Islam Nusantara bukan ISLAM ARAB, menurutnya Islam Nusantara adalah Islam yang santun dan lembut, sedang Islam Arab adalah Islam yang keras dan radikal.

Saat FPI menolak pagelaran Konser Artis Penyembah Setan dari Amerika Serikat, LADY GAGA, di Jakarta, Said Agil justru mendukung pagelaran tersebut, sebaliknya justru mendorong pemerintah untuk membubarkan FPI.

Inikah Islam Nusantara yang digembar-gemborkan itu ... ???!!!

MENGHINA AHLUL BAIT DAN SHAHABAT

Dalam rekaman ceramah Ketum PBNU Said Agil Siradj di tautan You Tube :

http://www.youtube.com/watch?v=IXP3g72uHT8

Sekurangnya ada lima point yg menarik diwaspadai :

1. Said Agil MENGKRITIK AHLUL BAIT karena AHLUL BAIT bukan Ahlul ilmi dan bukan Ahlul Hadits tapi POLITIKUS, termasuk Ali, Al-Hasan, Al-Husein, Ali Zainal Abidin As-Sajjad, Al-Bagir dan Ash-Shoodiq.

2. Said Agil menyatakan bahwa Politisi yang baik cuma empat, yaitu : Umar bin Abdul Aziz, Harun Ar-Rasyid, Solahuddin Al-Ayyubi dan Muhammad Al-Fatih. Selain itu tidak baik.

3. Said Agil menyatakan bahwa yang membangun peradaban Islam hingga menyebar ke seluruh dunia adalah ilmunya Ahlul Ilmi dan Ahlul Hadits, yang kebanyakan mereka NON ARAB, bukan lewat Politik Zu'amaa para Khalifah.

4. Said Agil menyatakan bahwa Imam Ali BERSALAH dalam Perang Jamal, karena ribuan umat Islam jadi korban.

5. Said Agil menyatakan bahwa sikap Ali dalam surat-suratnya ke Mua'wiyah TIDAK ETIS, karena menggunakan sebutan YA 'ADUWALLAH.

Macam inikah Islam Nusantara yang diusung Said Agil ... ???!!! Wallaahu A'lam


SELAMATKAN NU

NU adalah Rumah Besar Aswaja yang didirikan oleh Hadhrotus Syeikh Al-Imam  Al 'Allamah KH. Hasyim Asy'ari rohimahullaah atas dasar Aqidah Asy'ariyyah dan Fiqih Asy-Syafi'i.

NU sejak berdiri menjunjung tinggi Islam yang Rahmatan Lil 'Aalamiin, tapi NU tetap mengeluarkan RESOLUSI JIHAD saat diperlukan,

NU telah berjasa besar dalam mendirikan NKRI. Bahkan leluhur NU yaitu WALISONGO telah berhasil mengislamkan Nusantara, bukan menusantarakan Islam.

Karenanya, NU tidak boleh dikotori pleh para Petualang Liberal yang ingin merusak ISLAM.

Selamatkan NU sekarang juga. Dan Bersihkan NU dari Penyusup Liberal.

Allaahu Akbar ... !!!

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Top