Bismillaah wal Hamdulillaah ...
Wa Laa Haula Wa Laa Quwwata illaa Billaah ...

Jika seseorang sedang tidak puasa, lalu tidak sarapan pagi, maka sekitar jam 9 perutnya mulai terasa lapar, semakin siang semakin lapar, apalagi hingga sore bisa kelaparan.

Namun jika seseorang sedang berpuasa, hingga siang ia tidak merasa lapar, bahkan hingga sore ia mampu bertahan dan tetap tidak terasa lapar.

Kenapa ya ?

Ternyata, saat seseorang hendak berpuasa di siang hari, di malam hari sebelumnya ia sudah membaca NIAT PUASA dan menancapkannya dalam HATI.

Nah, tatkala HATI manusia meneguhkan NIAT, maka tersambung langsung dengan pusat syaraf di OTAK nya. Lalu Sang OTAK secara otomatis langsung menginstruksikan kepada seluruh JARINGAN TUBUH termasuk SYARAF dan HORMON dalam tubuh untuk mengatur pemakaian segala jenis dan bentuk ENERGY sepanjang hari esok, agar tubuh bisa bertahan dalam menjalankan puasa seharian, sehingga sampai siang, bahkan hingga sore sekali pun, tubuh jadi mampu bertahan untuk tidak lapar, apalagi kelaparan.

Berbeda dengan orang yang tidak berpuasa. Sejak malam memang tiada NIAT, sehingga tidak ada kontak dengan OTAK untuk berpuasa, sehingga OTAK pun tidak keluarkan instruksi kepada seluruh JARINGAN TUBUH termasuk SYARAF dan HORMON untuk hemat ENERGY sepanjang hari esok, sehingga baru jam 9 pagi saja sudah terasa lapar, semakin siang semakin lapar, apalagi hingga sore bisa kelaparan.

Pantas, NIAT termasuk RUKUN PUASA, karena bukan saja pengikraran kepada Allah SWT untuk berpuasa, tapi juga kontak HATI ke OTAK untuk instruksi seluruh JARINGAN TUBUH termasuk SYARAF dan HORMON agar HEMAT ENERGY.


Subhaanallaah wal Hamdulillaah wa Laa ilaaha illallaah Wallaahu Akbar ...

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Top