Aksi Lengserkan Ahok yang digelar Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) hari ini Senin 10 November 2014 berjalan lancar, sukses dan berkah. PULUHAN RIBU umat Islam Jakarta memutihkan Jalan Protokol Sudirman - Thamrin dan menyemut melingkarJalan Kebon Sirih dan Jalan Merdeka untuk mengepung Gedung DPRD dan BALAI KOTA DKI Jakarta.

PESERTA AKSI

Lebih dari seratus Ormas Islam dan Majelis-Majelis Ta'lim serta Pesantren dan Padepokan Silat Betawi bersama para Ulama dan Habaib serta Tokoh Islam menggelar Long March dari Bunderan HI ke DPRD dan Balai Kota DKI Jakarta.

Tampak ikut berjalan kaki dan orasi dari kalangan Ulama dan Tokoh Betawi, antara lain : KH Fakhrurrozi (Ketua GMJ), KH Kholil Ridhwan (Ketua MUI Pusat), KH Maulana Kamal Yusuf (Syuriah PW NU DKI Jkt), KH Misbahul Anam (Ketua Syuro FPI), KH Munawir Asli (Ulama Betawi), KH Ahmad Baidhowi (Ulama Betawi), KH Abu Hanifah (Da'i Betawi), KH M. Al-Khaththath (Sekjen FUI), H.Endang (Ketum FBB) dan H.Qomaruddin b H.Darip (Guru Besar Silat Betawi).

Sedang dari kalangan Habaib antara lain : Hb.Idrus b Hasyim Alattas (Perguruan As-Sa'adah), Hb.Muhsin Alattas (MT Anwarul Hidayah), Hb.Hamid Alattas (MT Sholawat), Hb.Ali Al-Habsyi (Islamic Center Kwitang), Hb.Alwi Alaydrus (Dai Jakarta), Hb. Zaki b Yahya (Da'i Jakarta), Hb.Abdullah Al-Haddad (Al-Hawi), Hb. Sofi Segaf Assegaf (Ats-Tsaqofah), Hb. Salim Selon Alattas (FPI JKT) dan Ust.Ahmad Al-Habsyi (Dai Kondang TV).

KESEPAKATAN GMJ - KMP

Delegasi GMJ diterima baik oleh seluruh komponen KMP di DPRD DKI JKT, sedang KIH tak satu pun terlihat batang hidungnya. Dalam pertemuan disepakati :

1. GMJ dan KMP sepakat bahwa Ahok harus dilengserkan karena sudah langgar Konstitusi dan Perundang-undangan.

2. GMJ dan KMP sepakat bahwa sesuai Perppu No 1 Tahun 2014 Pasal 173 maka Ahok tidak serta merta menggantikan Jokowi sebagai Gubernur DKI JKT.

3, GMJ dan KMP sepakat bahwa sesuai Perppu No 1 Tahun 2014 Pasal 174 maka Gubernur pengganti Jokowi harus dipilih melalui DPRD DKI Jakarta.

4. GMJ dan KMP sepakat bahwa sesuai Perppu No 1 Tahun 2014 Pasal 203 tidak berlaku dalam pergantian Gubernur DKI JKT, karena pengangkatan Jokowi sebagai Gubernur dengan UU No 29 Th 2007 bukan dengan UU No 32 Th 2004.

5. Bhw GMJ dan KMP sepakat untuk menolak Pelantikan Ahok sebagai Gubernur DKI JKT.

6. Bahwa KMP berkomitmen jika Ahok dipaksakan untuk dilantik jadi Gubernur DKI Jakarta, maka KMP akan gunakan Hak Interpelasi dan Hak Angket untuk melengserkan Ahok.

7. Bahwa GMJ berkomitmen jika Ahok dipaksakan untuk dilantik jadi Gubernur DKI Jakarta, maka GMJ akan melakukan Class Action, sekaligus mengangkat Gubernur Tandingan di DKI Jakarta hingga dilengserkannya Ahok.

BERITA MEDIA

Seperti biasa, berbagai Media Liberal dengan sangat "lucu" memberitakan bahwa yang turun Aksi Lengserkan Ahok hari ini hanya FPI dan itu pun jumlahnya hanya ratusan, bahkan ada yang menyebut cuma puluhan.

Lebih "lucu" lagi, yang diangkat justru aneka pernyataan Ahok, seperti : Ahok mau bubarkan FPI, Ahok tidak mau berunding dengan FPI, Ahok melapor ke Menkumham untuk pembubaran FPI, Ahok melawan FPI, hingga jalan macet. Sedang substansi tuntutan GMJ dan argumentasi konstitusinya tak satu pun diberitakan.

Media Liberal menganggap berita bisa dibuat seenak perutnya. Dan mereka pikir semua rakyat Indonesia goblok dan bodoh. Tapi Alhamdulillah, puluhan kamera video dan foto telah mengabadikan Aksi Lengserkan
Ahok dan diunduh ke berbagai Sosial Media, hingga "orang buta" pun akan tahu bahwa aksi tersebut besar dan berkah serta merupakan kerja sama semua komponen umat Islam dri beragam kelompok dan golongan.

ORASI PENUTUP

Dalam Orasi Penutup, Imam Besar FPI Habib Muhammad Rizieq Syihab menyatakan bahwa kedatangan GMJ ke Balai Kota bukan untuk berunding dengan Ahok, tapi untuk Lengserkan Ahok. Dan Aksi GMJ tidak akan berhenti hingga Ahok lengser.

Dan Habib Rizieq memberi peringatan kepada Presiden RI dan Mendagri agar tidak menggunakan Arogansi Kekuasaan untuk memaksakan pelantikan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, karena jika itu terjadi maka jangan salahkan umat Islam jika akhirnya terpaksa akan gunakan Arogansi Kedaulatan Rakyat.

Akhirnya, Habib Rizieq mengajak Presiden RI dan Mendagri untuk bersama mendorong agar KIH dan KMP di DPRD DKI Jakarta untuk duduk bersama MUSYAWARAH MUFAKAT untuk laksanakan amanat Perppu No 1 Tahun 2014, untuk terwujudnya persatuan dan kesatuan NKRI yang damai lagi sejahtera.

Ditanya soal Surat Rekomendasi Ahok ke Menkumham RI tentang Pembubaran FPI, maka Habib Rizieq menjawab dengan tegas : "Langkahi dulu mayat saya, kalau Ahok mau bubarkan FPI. Jika Ahok pakai jurus Cina Mabok, maka saya akan pakai jurus Kemplang Babi."

[Tim News FPI]

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Top